Pria Desa Karangsari, Terbunuh dalam Keadaan Mabuk

Newssantara.com - 10 Juni 2021
Pria Desa Karangsari, Terbunuh dalam Keadaan Mabuk
 - (Newssantara.com)
|
Editor

Newssantara.com, Tuban – Sebelumnya pada selasa malam (08/06) terjadi percekcokan sebuah warung toak di lingkungan Tundung Musuh Desa Tasikmadu Kecamatan Palang Kabupaten Tuban, akibat kejadian tersebut mengakibatkan satu orang tewas dilokasi kejadian usai dihantam menggunakan sebuah batu tepat di bagian belakang kepala.

Sontak saja kejadian tersebut mengundang kehebohan warga sekitar yang berlalu lalang dan pengunjung warung.

Diketahui dari para saksi kejadian tersebut berawal, Selasa sore (08/06) sekira pukul 16.30 wib, saat korban sedang minum toak di sebuah warung milik saudari T (46) alias Linda yang berlokasi di lingkungan Makam Tundung Musuh desa Tasikmadu Kecamatan Palang Kabupaten Tuban.

Selain korban dan pelaku, bersamaan di warung tersebut juga ada beberapa saksi yang juga sama-sama minum toak diantaranya, Bmb (52) laki-laki, Shn (28) dan Hbt ketiganya merupakan warga desa Karangagung, kecamatan Palang kabupaten Tuban.

Sebelum kejadian tersebut sempat terjadi cekcok antara korban Ism dengan dengan saksi Hbt yang merupakan teman pelaku, melihat ada cekcok tersebut pelaku berusaha mengingatkan korban namun tidak dihiraukan,

Beberapa jam usai minum toak sekira pukul 20.30 WIB, korban keluar dari warung dan tiba- tiba Pelaku menghampiri korban dan mengambil sebuah batu kemudian dilemparkan ke arah korban. Namun lemparan tidak mengenai korban. Karena dalam kondisi mabuk korban sempat jatuh dijalan kemudian Pelaku kembali mengambil batu dan dilemparkan kembali ke arah arah kepala korban yg mengakibatkan luka di kepala bagian belakang hingga membuat kepala korban bersimbah darah dan tewas di lokasi.

Satuan Reskrim Polres Tuban yang menerima laporan kejadian tersebut langsung bergerak cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi serta mengamankan barang bukti.

Baca Juga  Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas di Jalur Pantura, Sopir Kurang Konsentrasi

Dari Tempat kejadian perkara petugas mengamankan barang bukti berupa sebuah batu yang digunakan Tersangka untuk memukul kepala korban, pelaku juga berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Tuban untuk dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Kepolisian Resor Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Adhi Makayasa, S.I.K mengatakan saat melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal, pelaku mengaku dalam pengaruh minuman keras (toak) dan mengaku tidak mengenal korban. Pada Rabu pagi(09/06).

“Jadi korban ini datang sendirian dalam keadaan mabuk miras dan mengganggu pemilik warung serta pengunjung warung lainnya” Ucap Adhi Makayasa.

“Dari pengakuan pelaku, ia merasa tersinggung karena sebelumnya korban yang sempat ribut dengan pemilik warung dan teman pelaku, saat itu pelaku menyuruh untuk berhenti membuat keributan namun tidak dihiraukan oleh korban” Imbuhnya

Lebih lanjut Adhi Makayasa menjelaskan, saat diamankan, Pelaku berada dirumah tetangga saksi setelah kejadian tersebut.

“Kita sangkakan pasal 338 Sub. pasal 351 ayat (3) KUHP, Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain dan penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun” Pungkas Adhi Makayasa. (Pur/Zi).

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar