Produsen Tahu Kesulitan Atur Harga

Newssantara.com - 2 Juni 2021
Produsen Tahu Kesulitan Atur Harga
 - (Newssantara.com)
|
Editor

Newssantara.com, Tuban – Setelah mendapat imbas akibat pandemi Covid-19, produsen tahu dihadapkan dengan kondisi kenaikan harga kedelai.

Kenaikan harga kedelai sebagai bahan baku makanan, tentu membuat para produsen tahu harus memutar otak lagi mencari solusi.

UD Barokah produsen tahu di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Tuban. Salah satu produsen tahu yang juga terdampak kenaikan harga kedelai tersebut.

Dalam sehari UD Barokah mampu memproduksi tahu dua kwintal kedelai, dengan empat pekerja yang sehari-hari membuat tahu sesuai dengan bidangnya.

Rudianto (37) anak pengelola UD Barokah menjelaskan, tempat usahanya memilih mempertahankan harga meskipun adanya kenaikan kedelai tersebut.

Tentu bukan tanpa alasan ia lakukan itu, sebab adanya persaingan pasar yang ketat, sehingga siasaat itu harus dilakukan agar para pelanggan tak berpindah produsen lain.

Agar usahanya tetap berjalan memenuhi kebutuhan konsumen dan mendapatkan untung yang tak seberapa. Beragam siasat dilakukan sebagai upaya survival untuk tidak merugi dengan dua tekanan—pandemi dan kenaikan harga kedelai.

“Salah satu siasatnya dengan mengambil keuntungan sedikit saja. Kemudian menaikkan harga tahu Rp500 hingga 1000 per kotak,” ujar Rudi.

Menurutnya, saat harga bahan baku kedelai Rp10.800 per Kg, UD Barokah menjual tahunya Rp22.000 sampai 27.000 per kotaknya sesuai dengan ukuran yang diminta pembeli. Harga itu lebih rendah saat harga kedelai Rp9.000 per Kg, harga tahu kisaran Rp20.000 per kotaknya.

Saat harga bahan baku kedelai Rp10.800 per Kg, UD Barokah menjual tahunya Rp22.000 sampai 27.000 per kotaknya sesuai dengan ukuran yang diminta pembeli. Lebih rendah saat harga kedelai Rp9.000 per Kg, harga tahu kisaran Rp20.000 per kotaknya.

Perlu diketahui, saat ini harga kedelai Rp10.800 per Kilogram, atau naik Rp1.300 dari harga sebelumnya Rp9.500 per Kg. Sedangkan di laman siskaperbapo, harga kedelai di Pasar Bangilan, Baru Tuban, dan Jatirogo sebesar Rp11.000 sejak tanggal 27 Mei sampai 1 Juni 2021. (Pur/Zi)

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar